Menu

SOLID GOLD BERJANGKA

Member of Jakarta Futures Exchange  & Member of Indonesia Derivatives Clearing House Member of Indonesia Commodity and Derivatives Exchange & Member of Indonesia Clearing House

SOLID GOLD BERJANGKA | Lima Juta Rakyat Iran Sambut Kembalinya Ayatollah Khomeini Setelah 14 Tahun Pengasingan

https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 31 18 1852850 lima-juta-rakyat-iran-sambut-kembalinya-ayatollah-khomeini-setelah-14-tahun-pengasingan-VB0JXYSthx.jpg

SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR - PEMIMPIN religius Iran, Ayatollah Khomeini kembali ke negaranya setelah 14 tahun dalam pengasingan pada 1 Februari 1979. Kembalinya Khomeini disambut meriah oleh lima juta rakyat Iran yang berbaris di jalan-jalan Teheran untuk menyaksikan secara langsung kehadiran sang imam.

BACA JUGA : Solidgold | Waspadai Penipuan Berkedok Rekrutmen Karyawan Angkasa Pura II

Ayatollah Ruhollah Khomeini, yang saat itu berusia 78 tahun dipenjara oleh Shah Iran pada 1963 karena menentang reformasi yang dijalankannya. Setahun kemudian pada 1964 dia diasingkan ke Irak melalui Turki.

Dia menghabiskan beberapa bulan terakhir pengasingannya di dekat Paris, Prancis. Dari sana dia mengoordinir revolusi yang pecah pada Januari 1979 yang memaksa Shah Iran melarikan diri dan bersembunyi.

BACA JUGA : Solidberjangka | Memahami Modus Operandi Dan Cara Kerja Penipuan

Ayatollah, gelar yang berarti Tanda dari Allah, muncul dari pesawat yang membawanya dengan kondisi yang lelah. Dengan berlinang air mata, Ayatollah Khomeini melakukan pertemuan dengan 1.500 pemimpin agama dan politik Iran di terminal bandara.

Sebanyak 50 ribu anggota kepolisian tidak mampu mengendalikan massa di luar bandara yang berebut untuk melihat sosok pemimpin imam besar mereka. Ayatollah Khomeini berangkat dari bandara dengan menggunakan mobil Chevrolet biru putih menuju ke Taman Makam Para Martir di mana dia berbicara pada 250 ribu pendukungnya.

BACA JUGA : PT Solidberjangka | Kenali Ciri – Cirinya Penipuan Investasi

Ayatollah Khomeini secara terang-terangan menyatakan oposisinya terhadap pemerintahan Perdana Menteri Iran (PM), Shahpur Bakhtiar. Dia menuding Pemerintah Iran masih berupaya membangkitkan rezim Shah Iran.

"Orang-orang ini mencoba mengembalikan rezim Shah terdahulu atau rezim lainnya. Saya akan menyerang dengan tinjuku di mulut pemerintah ini, mulai sekarang saya yang akan memberi membentuk pemerintahan," kata Ayatollah Khomeini.

BACA JUGA : Solidgold Berjangka | Pengandaan Uang Berujung Penipuan

Pidato tersebut ditanggapi oleh PM Bakhtiar dengan upaya menegaskan kekuasaan pemerintah dan membatasi pengaruh Ayatollah Khomeini. Hal itu dilakukan dengan memotong foto Khomeini dari siaran televisi dan menggelar parade militer besar-besaran di hari kedatangan sang imam.

Namun, pada akhirnya semua upaya itu gagal dan pada Juli 1979, Bakhtiar terpaksa melarikan diri ke Prancis setelah Pengadilan Revolusi Iran menjatuhkan vonis mati terhadap dirinya dan Keluarga Shah Iran. Pada 6 Agustus 1991, Bakhtiar dan sekretarisnya dibunuh di rumahnya di Suresnes, pinggiran Kota Paris, Prancis oleh pembunuh yang dikirim Iran.

BACA JUGA : PT Solidgold Berjangka | Penipuan Modus Umroh

Go Back

Comment

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.