Menu

SOLID GOLD BERJANGKA

Member of Jakarta Futures Exchange  & Member of Indonesia Derivatives Clearing House Member of Indonesia Commodity and Derivatives Exchange & Member of Indonesia Clearing House

SOLID GOLD | Menkominfo Ungkap Konten Radikal Marak di Facebook & Instagram

SOLID GOLD MAKASSAR — Kementerian Komunikasi dan Informatika terus menyisir konten-konten berisi radikalisme dan terorisme yang bertebaran di media sosial. Dalam beberapa waktu saja sudah ribuan konten yang diblokir.

BACA JUGA : Legalitas PT Solidgold Berjangka

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengatakan konten-konten radikal, ektrimisme dan terorisme setengahnya ada di Facebook, Instagram dan YouTube.

Konten yang diblokir adalah yang sifatnya memprovokasi misalnya mengajak melakukan penyerangan yang sifatnya tindakan radikalisme dan terorisme.

BACA JUGA : Visi Dan Misi Solidgold Berjangka

“Sampai tengah malam kemarin ada 2.528 yang diblok, sekitar 9.500 diverifikasi. Saya yakin hari ini sudah nambah, mungkin sudah lebih 3 ribuan yang sudah diblok,” kata Rudiantara usai upacara Harkitnas di Alun-Alun Utara Yogyakarta, Senin (21/5/2018).

BACA JUGA : Profil Perusahaan PT Solidberjangka

Sejalan dengan maraknya berita-berita hoax, Menkokminfo mengatakan telah mengirim tim ke Jerman maupun ke Malaysia. Karena di Jerman dikeluarkan undang-undang bagaimana platform media sosial bisa dikenakan sanksi jika terjadi pembiaran.

BACA JUGA : Fasilitas Layanan Solidberjangka

“Kami siapkan di Indonesia untuk mengaddress, platformnya juga harus bertanggungjawab, bukan hanya kejar-kejar orangnya. Aturannya sedang dibuat,”kata Rudiantara.

Sementara itu terkait dengan aparatur sipil negara (ASN) yang melakukan ujaran kebencian di dunia maya, ia mengaku memang ada. Akan tetapi hal itu disampaikan ke kementrian dan kelembagaan terkait.

BACA JUGA : Alasan Anda memilih Kami Solidgold

Karena ASN memang dilarang untuk melakukan hal itu seperti ujaran kebencian atau penyebaran hoax di media sosial.”Ada beberapa. (Berapa banyak ASN yang terlibat) saya tidak hafal,” katanya.

Go Back

Comment

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.